twitter  
Profil  

Senin, 14 Januari 2013 | 05:45 wib
Kayu Manis Si Segalanya!

Di kalangan bahan rempah, kayu manis termasuk satu yang populer dan paling banyak digunakan sebagai penguat rasa alami. Aromanya yang sweet peppery juga banyak dijadikan aromaterapi kesehatan.


Menurut ulasan Health24, penggunaan kayu manis sebagai bahan perasa sebenarnya aman-aman saja. Namun untuk mereka yang memiliki keluhan hati, disarankan lebih cermat. Karena di beberapa penelitian terbukti, konsumsi rempah menyebabkan gangguan pendarahan. Begitu juga untuk anda yang berhati-hati dengan konsumsi gula pasir, anda bisa memanfaatkan kayu manis untuk memperbaiki rasa minuman tanpa gula. Bila anda sedang menjalani pengobatan gula darah, konsultasikan konsumsi kayu manis untuk memastikan gula darah anda tidak turun drastis.


Dari sebatang kayu manis, anda dapat memanfaatkan ke-11 sifat alaminya. Diantaranya, antibakteri, antijamur, antikuman, antinyeri, antirematik, aromatik, astringent atau mampu mendinginkan tubuh, antikembung, digestive atau mengatasi masalah pencernaan, diuretic atau membantu melancarkan ekskresi air kencing, dan sifat stimulants atau zat perangsang. Beberapa penyakit yang bisa diatasi dengan sifat-sifat ini seperti : sakit punggung, bronkitis, pilek dan flu, depresi, diare, sakit kepala, nyeri haid, ketegangan otot, mual, muntah, dan jantung berdebar.


Dalam segenggam kayu putih terdapat kandungan tannin, gula, dan 10 persen minyak atsiri. Tanin merupakan zat pembersih dan penyegar mulut. Berkat tanin, kerusakan gigi dan penyakit gigi dapat dicegah. Sebagai obat flu, rebus dua cangkir air, tambahkan sejumput kayu manis, dan beberapa biji cengkeh. Rebus selama tiga menit. Setelah siap, berikan perasan jeruk lemon dan madu. Minum setiap empat jam.