twitter  
Profil  

Sabtu, 05 Oktober 2013 | 05:40 wib
Oktober, Bulan Peduli Kanker Payudara
Satu lagi wanita yang berpulang karena kanker payudara. Diana Nasution, penyanyi yang populer di era 70an ini kemarin (4/10) meninggal dunia karena didiagnosis kanker payudara. Diana meninggal dunia pada 4 Oktober 2013 setelah empat tahun berjuang membebaskan dirinya dari kanker. 

Fakta sedih dari kepergian Diana karena ia meninggal dunia tepat di bulan peringatan peduli kanker payudara. Ya, selama satu bulan penuh sejak 1 Oktober, warga dunia membuat kampanye tentang kanker payudara. Diantaranya mengadakan lomba lari marathon sejauh 5 kilometer dan 10 kilometer di Inggris, dan mengganti warna lampu Jembatan Pelangi (Rainbow Bridge) di Tokyo dengan warna merah muda (pink) selama Oktober ini.

Apa aksi yang ingin Anda lakukan di peringatan bulan sadar kanker payudara internasional ini, Dr Emma Pennery, Breast Cancer Care's Clinical Director tak bosan berbagi fakta-fakta terbaru mengenai kanker payudara. 
  1. Selain dari sisi gender, faktor risiko terbesar dari kanker payudara adalah usia. Delapan puluh persen kasus kanker payudara dialami oleh perempuan berusia lebih dari 50 tahun.
  2. Meski jarang, kanker payudara juga bisa dialami oleh pria. Sekitar 400 pria didiagnosis kanker payudara setiap tahunnya. Bila kanker payudara menyerang pria, perjalanan penyakitnya menjadi lebih cepat. Ini disebabkan jaringan sekitar payudara pria tidak setebal wanita.
  3. Menyusui bayi selama 27-52 minggu dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara.
  4. Berolahraga selama empat jam setiap minggu bisa mengurangi risiko kanker sebesar 30%. Karena itu, American Cancer Society menganjurkan para wanita untuk berolahraga selama 45-60 menit setiap hari.
  5. Informasi lainnya, Yayasan Kanker Indonesia telah memberikan pedoman mendeteksi kanker yang disebut WASPADA. W (waktu buang air kecil: adakah gangguang atau perubahan kebiasaan?), A (alat cerna terganggu atau sukar menelan), S (suara serak atau batuk yang tak kunjung sembuh), P (payudara atau bagian lain memperlihatkan benjolan), A (andeng-andeng (tahi lalat) yang berubah sifat, makin besar atau gatal), D (darah atau lendir yang tidak normal yang keluar dari tubuh), A (adanya luka yang tak mau sembuh).
Adapun cara deteksi dini kanker payudara melalui :