twitter  
Profil  

Jumat, 31 Mei 2013 | 05:40 wib
Wisataman Surabaya!
Dibanding kota lain di Indonesia, selama lima tahun terakhir Surabaya dikenal memiliki taman kota yang indah dan beragam. Tapi sebagai warga kota, apakah Anda hafal dan tahu persis dimana lokasi taman-taman ini? Merayakan hari ulang tahun Surabaya tak ada salahnya bila kita mengadakan Wisataman Surabaya! Yuk!
  1. Taman Prestasi. Berada di Taman Prestasi bagai menemukan sebuah oase di tengah kota. Taman seluas 6.000 m2 ini dihiasi sekitar 21 jenis tanaman sehingga terasa nyaman untuk melepas penat. Anak-anak pun dapat bermain sambil belajar mengenal lingkungannya. Area ini dilengkapi panggung terbuka, panggung teater, dan sarana permainan anak. Di sini, kita juga dapat menyaksikan replika penghargaan yang pernah diraih Kota Surabaya, seperti Wahana Tata Nugraha, Adipura Kencana, dan lain-lain. Obyek wisata ini juga menawarkan petualangan lain, seperti menyusuri Kalimas dengan perahu naga atau perahu dayung. Bahkan, bagi keluarga yang ingin menikmati suasana asri taman dengan menunggang kuda, telah tersedia kuda-kuda anak-anak. kekar yang siap mengantar.
  2. Taman Bungkul. Revitalisasi Taman Bungkul dengan konsep Sport, Education, dan Entertainment telah diresmikan sejak 21 Maret 2007. Area seluas 900 m2 yang dibangun dana sekitar Rp 1,2 milyar itu pun dilengkapi berbagai fasilitas, seperti skateboard & sepeda BMX track, jogging track, plaza (sebuah open stage yang bisa digunakan untuk live performance berbagai jenis entertainment), akses internet nirkabel (Wi-Fi atau Hotspot), telepon umum, arena green park seperti kolam air mancur, dan area pujasera. Bahkan, taman ini juga dilengkapi dengan jalur bagi penyandang cacat agar mereka pun bisa ikut berekreasi. Taman yang berada di jalan protokol yakni di Jl. Raya Darmo itu makin bisa dirasakan manfaatnya bagi warga kota metropolitan Surabaya.
  3. Taman Kalimantan (Taman Lansia). Sejak diresmikan tanggal 21 Maret 2007, Taman Bungkul dilengkapi fasilitas skateboard & BMX track, jogging track, serta akses internet nirkabel. Fungsi taman kota Surabaya sebagai tempat olahraga, rekreasi warga kota, hang out, dan menghirup udara segar jauh dari polusi, makin banyak alternatif. Surabaya bahkan telah memiliki taman lanjut usia atau taman lansia. Area yang dimanfaatkan sebagai taman alternatif untuk para lanjut usia itu berlokasi di Jalan Kalimantan. Area seluas sekira 2.000 m2 eks SPBU Kalimantan itu, di set up menjadi taman yang cantik sekaligus segar.
  4. Taman Apsari. Taman Apsari memiliki keunikan dibanding kawasan Surabaya lainnya. Taman yang berada di depan Gedung Grahadi itu terasa sejuk dan relatif tenang, meski tempatnya di tengah kota. Area ini di dalamnya terdapat Patung Suryo dan Joko Dolog. Di area seluas 5.300 m2 itu dilengkapi lebih kurang 20 jenis bunga dan tanaman. Di sela bunga dan tanaman itu disediakan jogging track yang nyaman untuk jalan-jalan. Sebagian anak muda bahkan menggunakannya untuk bermain skateboard. Sebagian warga Surabaya yang lain memanfaatkannya sebagai tempat kongkow kongkow semalaman sampai pagi menjelang.
  5. Taman Flora Bratang. Taman Flora seluas 2,4 hektar di eks Kebun Bibit Baratang Surabaya kian bertambah nilainya. Selain rindang oleh ratusan jenis pohon dan tanaman, taman ini juga disebut Techno Park karena dilengkapi fasilitas teknologi internet. Setelah diresmikan Agustus 2007, area ini dilengkapi sebuah ruang sekitar 5×10 m2 sebagai ruang pembelajaran IT dengan 6 line jaringan komputer yang tersambung internet. Ruangan ini juga dilengkapi software berbagai games interaktif untuk sosialisasi tentang lingkungan dan masalah sampah. Techno Park ini sifatnya interaktif, yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak sekolah untuk praktek atau membentuk komunitas IT.
  6. Taman Sulawesi. Area seluas 2.259 m2, eks SPBU Sulawesi, kini telah disulap menjadi taman yang indah. Taman Sulawesi ini pun menambah deretan taman rekreasi yang nyaman bagi keluarga di Surabaya. Warga kota kerap memanfaatkan tempat ini untuk wisata bersama keluarga dan anak-anaknya. Area ini tampak elok oleh warna-warni 50 jenis bunga dan tanaman yang menghiasi taman. Arena wisata ini juga dilengkapi jogging track, shelter, arena permainan anak, dan air mancur. Anak-anak muda sering memanfaatkan tempat ini untuk bermain skateboard dan olahraga sepatu roda. Area ini selalu tampak indah, baik pada siang maupun malam hari, karena dilengkapi lampu penerangan dan lampu hias warna-warni. Taman Sulawesi dilengkapi jogging track, shelter, arena permainan anak dan air mancur.
  7. Taman Yos Sudarso. Taman Yos Sudarso terdiri dari taman dan pedestrian yang kerap dijadikan jalan kaki warga kota maupun turis mancanegara. Di area taman ini terdapat monumen Panglima Sudirman yang tampak kian gagah diterangi sorot lampu di waktu malam. Para penghobi skateboard kerap menjadikan track di bawah monumen sebagai arena berlatih dan mengadu kemampuan. Bahkan di akhir pekan, sekitar tamanan dan pedestrian ini ramai dikunjungi warga Kota Surabaya untuk sekadar dudukduduk bersama sanak keluarganya.
  8. Taman Dr. Soetomo (Taman Persahabatan). Di jalur Dr. Soetomo-Darmo maupun Dr. Soetomo-Diponegoro mrupakan jalur kota yang ramai. Namun, melewati jalur ini berada teduh karena terdapat taman yang membelah dua jalur tersebut. Apalagi di jalur ini terdapat bundaran yang dijadikan taman untuk interaksi keluarga. Tak jarang warga kota menikmati keceriaan bersama keluarga di taman seluas 103 m2 ini. Taman ini dilengkapi sekitar enam tanaman warnawarni dan jogging track untuk jalan-jalan atau untuk anak-anak bersepeda.
  9. Taman Mayangkara. Taman Mayangkara dibangun antara lain untuk mengenang keberanian Batalyon 503 Mayangkara di bawah pimpinan Mayor Djarot Soebyantoro saat menghadapi Belanda. Di area Taman Mayangkara, di depan Rumah Sakit Islam (RSI), terdapat monumen Mayor Djarot Soebyantoro menaiki kuda putih Mayangkara. Warga Surabaya biasa menyebut Monumen Mayangkara. Berada di lokasi ini terasa makin nyaman karena seluruh area taman telah berhias warna-warni bunga dan tanaman hias. Bahkan, di sekeliling monument dilengkapi arena untuk jalan-jalan dan sarana untuk memadu keceriaan bersama keluarga.
  10. Taman Ronggolawe. Monumen Ronggolawe di Jalan Gunungsari didirikan sebagai kenangan bahwa Surabaya memiliki sosok pemberani dan berjiwa kepahlawanan tinggi. Area monumen itu pun dibuat menjadi Taman Ronggolawe. Setelah dilakukan pembenahan, taman itu kian sering dijadikan tempat bersuka ria warga kota Surabaya bersama keluarga, karena terdapat playground area untuk anak-anak. Kenyamanan di bawah rindangnya pepohonan juga kerap dimanfaaatkan anak-anak sekolah untuk belajar dan bermain di sekitar taman. Area sisanya juga sering digunakan anak-anak muda untuk area bermain sepak bola.
  11. Taman Pelangi. Pemandangan indah di salah satu sudut taman di Surabaya, terutama di jalan Ahmad Yani. Taman ini terletak di depan Kantor Bulog Surabaya, itulah sebabnya sebagian orang nama ini sebagai taman taman Bulog. Warna yang menarik dari lampu telah dihibur malam sementara lewat di sepanjang jalan A. Yani sibuk. Pasangan, teman, atau bahkan orang yang mau pergi untuk menjelajahi taman baru ini hanya menghabiskan waktu atau memotret. Suasana dari warna dan air streaming kecil di blok memudar yang berkerumun di sekitar jalan dan cukup menyegarkan cuaca panas Surabaya.
  12. Taman Mundu. Taman ini terletak di jalan Mundu atau tepatnya didepan gedung Gelora 10 Nopember Tambaksari. Konsep yang dihadirkan pada taman ini bernuansa natural modern yang mampu berinteraksi dengan pengguna. Karena fungsi taman ini sebagai tempat berkumpulnya orang (pusat kegiatan), menggunakan pola sirkulasi  yang memusat dan menyebar ke segala arah. Pola ini akan sangat memudahkan pejalan kaki untuk dapat mengakses ke segala arah.
  13. Taman Buah Undaan Surabaya. Bangunan bekas stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jalan Undaan kini sudah disulap menjadi taman yang begitu nyaman dan asri, dan dipenuhi dengan berbagai patung buah-buahan yang menyegarkan. Seperti buah pisang, papaya, dan belimbing. Kini, warga kota Surabaya bisa menikmati taman buah itu baik pagi dan sore hari. Apalagi ada air mancur yang menambah suasana asri taman itu. Disisi lain, sayangnya, siang hari jika berada di taman akan terasa panas karena langsung terkena terik matahari. Pada 18/8/2009 taman ini diresmikan oleh Bambang DH saat menjabat sebagai Walikota Surabaya waktu itu. Bambang DH juga menjelaskan, dalam melangsungkan pembangunan taman buah diatas lahan seluas1375 m² ini, Pemkot mendapatkan hibah berupa hasil CSR (corporate social responsibility) dari Bank Jatim. Selain itu, untuk mempercantik taman Pemkot Surabaya juga menanam berbagai jenis bunga seperti three colour, melati jepang, evra merah, spyder lily, rumput gajah, sampai telo-teloan. Upaya Pemkot untuk terus menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) tidak sia-sia karena hampir setiap sore dan akhir pekan sebelum diresmikan, taman yang dibentuk sebagai taman replika buah tersebut mulai ramai dikunjungi warga. 
  14. Taman Jayengrono. Tepat berada di depan Jembatan Merah Plaza, diresmikan pada 31-12-2012 oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Nama taman ini di ambil dari nama bupati pertama di Surabaya, Jayengrono. Taman yang dibangun di atas lahan seluas 5.300 meter persegi tersebut memiliki beberapa elemen yang mengandung filosofi tersendiri. Sesuai namanya, Spot Mallaby ini merupakan lokasi tewasnya Brigjend A.W.S Mallaby dalam peristiwa baku tembak yang terjadi pada 30 Oktober 1945. Berikutnya ada Selasar Perjuangan, dengan dinding-dinding di sisi kiri dan kanan. Di sini dapat dijumpai cerita ataupun ornamentasi sejarah berupa relief-relief. Tak ketinggalan elemen bambu runcing sebagai simbol alat perjuangan arek-arek Suroboyo. Pada taman ini dipasang kelompok tonggak bambu runcing yang ditempatkan di 3 area berbeda. Masing-masing berjumlah 10 buah, 11 buah dan 45 buah. Bilangan tersebut merepresentasi tanggal 10 Nopember 1945.
  15. Taman Ekspresi. Memasuki area taman ini, Anda akan disambut patung instalasi berbagai bentuk, sebagai penegasan tema taman ini. Sesuai namanya, taman ini diharapkan sebagai tempat mengekspresikan kegiatan keseniaan di Surabaya.  Patung instalasi lainya berdiri berjajar di pinggir sungai kalimas. Untuk mendukung tema itu, di taman ini dibangun plaza kecil, sebagai panggung terbuka. Selain itu, Anda akan menjumpai banyak tempat duduk unik bertebaran di dalam taman, dalam beragam warna dan bentuk. Ada bentuk kotak, huruf vokal dan sebagainya. Anak-anak kecil bisa belajar mengenal huruf vokal di taman kota ini. Karena lokasi taman di bantaran sungai kalimas (depan kantor departemen pendidikan, Gentengkali), sepanjang taman dibangun seperti balkon menghadap sungai. Kita pun bisa menikmati sungai Kalimas dan beragam aktifitas di dalamnya. Taman ini juga dilengkapi dengan taman baca.
  16. Taman Irian Barat. Taman baru di Jl Irian Barat ini dulunya dijadikan tempat berjualan. Keberadaan pasar ini kerap macet, mengganggu kelancaran jalan, dan membuat pemandangan kurang indah.  Berdiri sudah lebih dari satu tahun yang lalu, tepatnya pada bulan Nopember 2011.Setiap hari kita dapat melihat gelak tawa dan sorak semangat yang diserukan oleh anak-anak muda yang berkumpul. Laki-laki dan perempuan tua muda berkumpul, meskipun yang tua-tua hanya menonton. Tontonan yang asyik setiap sore untuk sekedar melepas lelah, karena di tempat itu disediakan tebing yang dapat dipanjat. Disediakan tempat untuk berlatih panjat tebing (climbing).
  17. Taman Flora Wonorejo. Kawasan ini merupakan kawasan pembibitan tanaman ini menjadi laboratorium besar bagi anak-anak sekolah yang ingin mengenal nama dan bentuk tanaman, termasuk cara membudidayakan atau membiakkannya dengan stek, biji generatif, tunas baru, dan cangkok. Sekarang bukan hanya anak-anak sekolah saja yang bisa menikmati fasilitas edukasi ini. Semua pengunjung bisa memanfaatkan petugas khusus yang disiapkan untuk mendampingi dan menjelaskan beraneka tanaman yang ada di sini. Anda pun tak hanya puas berwisata di rimbun dan teduhnya pepohonan, tapi juga mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru tentang ragam hayati. Taman ini beralamat di Jl. Kendalsari Wonorejo, Rungkut, Surabaya.