twitter  
Profil  

Senin, 27 Oktober 2014 | 09:53 wib
Tanpa Pendidikan Tinggi, Susi Pudjiastuti Buktikan Diri Profesional Sejati


Terpilihnya Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan untuk Kabinet Kerja periode 2014-2019 ternyata menuai optimisme serta kritik dari netizen. Ada yang mengapresiasi sosok Susi, tapi ada juga yang mengkritik latar belakang pendidikan Susi yang 'hanya' mengantongi ijazah SMP.

Meski bukan lulusan universitas bergengsi, selama 31 tahun lebih Susi membuktikan dirinya profesional sejati. Pada 1983 Susi mengawali bisnis perikanannya sebagai pengepul ikan di Pangandaran. Usaha ini terus berkembang hingga pada 1996 Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product dengan produk unggulan berupa lobster dengan merek ''Susi Brand''. Ketika bisnis pengolahan ikannya meluas dengan pasar hingga ke Asia dan Amerika, Susi memerlukan sarana transportasi udara yang dapat dengan cepat mengangkut lobster, ikan, dan hasil laut lain kepada pembeli dalam keadaan masih segar. Pada 2004, Susi memutuskan membeli sebuah Cessna Caravan seharga Rp 20 miliar menggunakan pinjaman bank. Melalui PT ASI Pudjiastuti Aviation yang ia dirikan kemudian, inilah satu-satunya pesawat yang ia miliki untuk mengangkut lobster dan ikan segar tangkapan nelayan di berbagai pantai di Indonesia ke pasar Jakarta dan Jepang. Saat tsunami Aceh terjadi, pesawat Susi Air merupakan maskapai penerbangan pertama yang berhasil masuk di wilayah bencana dan menyerahkan bantuan. Sejak peristiwa itu pada 2008, Susi berhasil mengembangkan bisnis penerbangan dengan membuka sekolah pilot Susi Flying School melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School. Hingga sekarang, Susi Air memiliki 49 pesawat berbagai jenis, dan melayani 200 rute penerbangan perintis.

Susi telah menerima banyak penghargaan karena bisnis perikanan dan penerbangan yang ia rintis. Penghargaan tersebut antara lain Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia pada 2005, Primaniyarta Award for Best Small & Medium Enterprise Exporter 2005 dari Presiden Republik Indonesia, Inspiring Woman 2015, dan penerima Sofyan Ilyas Award dari Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2009.

''Saya siap selesaikan. Meskipun saya tidak berpendidikan tinggi dibandingkan kebanyakan anggota kabinet lainnya. Saya pikir, saya boleh klaim kalau saya seorang profesional. Saya kerja 33 tahun dengan baik. Saya telah buktikan,'' kata Susi. Sebelum menjabat sebagai menteri kelautan dan perikanan, Susi merupakan Direktur Utama PT ASI Pudjiastuti Marine Product, Direktur Utama PT ASI Pudjiastuti Aviation, PT. ASI Geosurvey, menjadi Dewan Penasihat (HNSI, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia), Aktivis Independen Lingkungan, dan Ketua Komisi Pengembangan Usaha Kecil dan Menengah KADIN.