twitter  
Profil  

Kamis, 21 Mei 2026 | 11:19 wib
Lelah Saat Bangun Tidur & Gampang Ngantuk Seharian, Waspadai Sleep Apnea
 
 

Sleep apnea menjadi gangguan tidur yang kerap tidak disadari masyarakat, padahal kondisi ini dapat berdampak serius terhadap kesehatan tubuh. Gangguan ini ditandai dengan kebiasaan ngorok hingga henti napas berulang saat tidur yang membuat kualitas istirahat menurun dan tubuh kekurangan oksigen.

Andini Ekawati, perwakilan PRAMITA Surabaya mengatakan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami bahaya sleep apnea karena gejalanya sering dianggap biasa. “Orang sering tidak tahu sleep apnea itu apa. Tapi biasanya sadar kalau dirinya ngorok. Padahal pasien sleep apnea umumnya mengalami dengkuran keras, bangun tidur tidak segar, mudah mengantuk, bahkan pusing saat pagi hari,” kata Andini, Rabu (20/5).

Ngorok Bisa Jadi Tanda Gangguan Pernapasan

Menurut Andini, penderita sleep apnea sering merasa sudah tidur cukup lama, tetapi kualitas tidurnya sebenarnya buruk. Akibatnya, tubuh tetap terasa lelah dan mudah mengantuk meski aktivitas baru dimulai sejak pagi hari. Meski sering dianggap sepele, kebiasaan mendengkur yang terjadi terus-menerus sebaiknya tidak diabaikan. Mengenali tanda-tanda sleep apnea lebih awal dapat membantu mencegah risiko gangguan kesehatan yang lebih serius dan menjaga kualitas tidur tetap optimal. 

Lebih lanjut dijelaskan, sleep apnea dapat memicu berbagai masalah kesehatan seperti hipertensi, stroke, diabetes, hingga gangguan jantung. Risiko ini tidak hanya dialami orang dengan berat badan berlebih, tetapi juga mereka yang memiliki struktur saluran napas sempit.

Untuk membantu mendeteksi kondisi tersebut, pemeriksaan dapat dilakukan dengan Sleep Diagnostic Test. Dan untuk itu, PRAMITA Surabaya memiliki pemeriksaan Polysonografi. Alat ini dipasang saat pasien tidur untuk memantau pola napas, kadar oksigen, detak jantung, hingga frekuensi henti napas selama malam hari. 

 

“Pemeriksaan dilakukan agar tingkat keparahan sleep apnea bisa diketahui sehingga penanganannya lebih tepat,” kata Andini.

Nah, Ibu berikut gejala Sleep Apnea yang perlu diwaspadai :
Dengkuran keras saat tidur atau ngorok terus-menerus.
Bangun tidur terasa tidak segar dan tubuh tetap lelah.
Mudah mengantuk di pagi atau siang hari.
Sering pusing setelah bangun tidur.
Henti napas berulang saat tidur tanpa disadari.
Berkaitan dengan risiko jantung dan stroke

(Press release)