twitter  
Profil  

Senin, 16 Februari 2015 | 20:13 wib
Chuen-Hop, Menu Kebersamaan Saat Imlek

Setiap makanan yang dihidangkan di pergantian tahun baru Cina dipilih yang mengandung makna dan harapan baik. Satu diantara menu camilan khas Imlek yang terkenal adalah Chuen-Hop atau menu-menu yang mendoakan kebersamaan. Apa saja isinya?

Kumquats atau jeruk berukuran kecil dengan bentuk lonjong yang dijadikan manisan saat Imlek. Jeruk ini sering dijadikan manisan karena memiliki rasa kulit yang manis dan buahnya yang asam. Kumquats juga menjadi lambang emas dan kemakmuran sehingga wajib ada dalam sajian '​tray of togetherness' ​untuk mendatangkan keberuntungan.

Kelengkeng. Menurut kepercayaan Tionghoa, kelengkeng mewakili doa dan harapan bagi anak-anak, cucu dan keturunannya agar selalu diberkati dan diberi limpahan rezeki.

Biji teratai. Dalam bahasa Tiongkok, biji teratai disebut juga lian zhi yang berarti kesuburan dan usia yang panjang. Untuk membuatnya, biji teratai ini dimasak dalam sirup manis kemudian dikeringkan.

Manisan melon. Manisan melon yang biasa disajikan dalam Imlek disebut juga dengan winter melon. Untuk membuat manisan ini, melon dikupas kemudian dipotong panjang dengan ukuran masing-masing 5 cm. Kemudian melon dimasukkan ke dalam larutan gula dan sirup. Manisan melon ini melambangkan perkembangan, persatuan, dan kesehatan keluarga yang baik.

Kelapa kering yang memiliki simbol persahabatan dan persatuan. Daging kelapa diiris tipis memanjang kemudian ditimbang. Jumlah gula harus setengah dari berat kelapa. Kelapa dicampur gula dan pewarna makanan agar warnanya menarik.

Leci. Buah manis yang satu ini ternyata melambangkan ikatan keluarga yang kuat.