twitter  
Profil  

Jumat, 08 Mei 2015 | 06:00 wib
Sushi Bisa Jadi Menu Diet, Asal..


Untuk menu akhir pekan, pasti asyik bila mengajak keluarga mencicip menu sushi. Selain memberi protein kelas satu, sushi merupakan kombinasi dari karbohidrat dan serat sehat. Menurut Feri Ngantung, ahli gizi dari Rumah Gizi Natural Green, rumput laut (nori) pada sushi ampuh menyusutkan lemak tubuh.

Sebagai tanaman laut, nori memiliki kemampuan untuk mengikat lemak. Ini karena di dalam nori terdapat kandungan alginat. Jika dikonsumsi, alginat berperan sebagai spons yang menyerap lemak di pencernaan. Menurut hasil penelitian, nori mampu mengurangi lemak di tubuh hingga 75 persen. Tanpa lemak jahat, risiko serangan jantung menurun, tekanan darah lebih stabil, dan berat tubuh lebih terkontrol. Selain alginat, nori mengandung polycenol dan pigmen hijau kehitaman yang berfungsi sebagai detoks. Sedangkan polycenol dikenal sebagai antioksidan yang melawan racun tubuh pemicu kanker seperti asap rokok, bahan kimia, dan polusi udara.

Total terdapat 70 jenis nori sporfira yang aman dikonsumsi. Beberapa di antaranya dinikmati melalui sajian nigirisushi dan makisushi. Dua jenis sushi ini merupakan yang populer di masyarakat. Nigirisushi umumnya menempatkan nasi di bagian bawah, dan menaruh irisan lauk (neta) berupa ikan mentah atau belut di atasnya. Sedangkan makisushi berbentuk gulungan nasi yang diberi potongan mentimun, ikan, atau belut. Ada juga kemasan lain yang seluruhnya lembaran nori. Nasi digulung dengan anyaman bambu pipih.

Feri menyarankan, agar mendapat menu rendah kalori cobalah makisushi dengan nori, ketimun, dan alpukat. ''Rasanya segar. Dan lemak yang ada hanya dari alpukat yang merupakan lemak baik,'' kata  Feri.