Tips Jantung Sehat Buat Wanita
|
Teman SHE, ada beberapa alasan wanita harus waspada terhadap kesehatan jantung:
- Setelah menopause, wanita berisiko tinggi terkena serangan jantung sebab hormon mulai tidak seimbang karena tidak ada lagi hormon estrogen. Apalagi bila sebelum menopause pembuluh darahnya sudah dikacaukan oleh penyakit penyerta seperti hipertensi, kolesterol, dan diabetes.
- Penyakit irama jantung lebih sering ditemukan pada wanita di usia menopause.
- Banyak yang tidak tahu bahwa penyakit jantung dan pembuluh darah tidak diturunkan secara genetik. Kecuali, bila kedua orang tua terdiagnosa penyakit jantung di bawah usia 40 tahun. Yang diturunkan secara genetik adalah penyakit penyerta yang dapat mengakibatkan penyakit jantung dan pembuluh darah seperti darah tinggi dan diabetes.
- Penyebab utama penyakit jantung dan pembuluh darah pada perempuan sama dengan laki-laki, yaitu proses aterosklerosis (peradangan pada pembuluh darah) yang dimulai sejak awal masa kehidupan, namun biasanya tidak memberi gejala hingga dewasa.
- Pengenalan terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah terhadap wanita sering terlambat karena wanita merasa mempunyai risiko rendah, keluhan nyeri dada sering tidak khas, akurasi hasil uji latih jantung pada wanita lebih rendah daripada pria.
- Beberapa gejala yang dianggap biasa saat mengenali tanda sakit jantung adalah serangan nyeri dada sebelah kiri, nyeri ulu hati, sesak napas, dan kelelahan saat beraktivitas.
- Risiko penyakit jantung makin tinggi setelah memasuki usia menopause, perokok aktif, memiliki penyakit penyerta (darah tinggi, diabetes, kolesterol tinggi, dan obesitas), dan memiliki orang tua yang terkena gangguan jantung di bawah usia 40 tahun. Inilah saatnya Anda memeriksakan jantung Anda.
- Hormon katekolamin dilepaskan tubuh lebih banyak pada malam hari, terutama menjelang subuh. Hal ini menyebabkan tekanan darah meningkat sehingga berisiko terjadi pembekuan darah atau sumbatan pembuluh darah. Ritme biologis normal ini dapat berisiko tinggi pada orang-orang yang memiliki riwayat medis penyakit penyerta jantung. Untuk mencegahnya adalah dengan mengendalikan penyakit penyerta jantung.
- Latihan kardio seperti jalan kaki, bersepeda statis, renang, dapat membuat jantung tetap prima asalkan berlatih secara rutin. Atau tambahkan latihan beban untuk melatih kekuatan otot. Namun, bagi yang memiliki riwayat penyakit jantung perlu mendapat rekomendasi kapan dan bagaimana olahraga yang tepat. Biasanya dokter akan melakukan penggolongan jenis latihan dan mengikuti program rehabilitasi jantung terlebih dahulu.

