twitter  
Profil  

Minggu, 21 Mei 2017 | 06:11 wib
Cyberchondriac, Penyakit Era Teknologi


Informasi apa yang tak bisa didapat dari online? Mulai dari arti nama, lowongan pekerjaan, jurnal, sampai jodoh kita bisa mendapatkannya melalui perkenalan online. Bahkan, menurut hasil penelitian Pew Internet, lebih dari 7 juta orang Amerika setiap hari meneliti kesehatannya secara online. ''Mereka disebut 'cyberchondriac', orang-orang yang memiliki obsesi kompulsif kuat terhadap gejala-gejala penyakit yang mereka rasa da, tapi ternyata tidak ditemukan secara pemeriksaan medis,'' kata Dr. Brian Fallon dari Universitas Columbia.

Cyberchondria bisa menjadi penyakit yang menghancurkan karena pengidapnya terfokus pada gejala-gejala yang dirasakan dan terus mencari sumber gejala itu di Internet dan hal inilah yang menghancurkan hidup mereka. Secara terpisah, Dr Thomas Fergus dari Baylor University Texas, AS, mengatakan, cyberchondria merupakan fase baru dari hypochindriac, kondisi dimana seseorang yang seumur hidupnya merasa sakit parah, tapi dari pemeriksaan dokter sama sekali tidak ditemukan kelainan apapun. ''Informasi medis secara online justru membuat seseorang bisa kehilangan kesehatan, pekerjaan, dan meningkatkan biaya pengobatan,'' kata Dr Thomas.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Cyberpsychology, Behavior and Social Networking Dr Thomas menggunakan beberapa langkah, termasuk skala responden yang menilai pernyataan seperti, ''Saya selalu ingin tahu apa yang terjadi tentang masa depan saya'' dan ''Saya menghabiskan sebagian besar waktu saya untuk mengkhawatirkan kesehatan saya.''

Dr Thomas Fergus menyimpulkan, informasi yang didapat secara online kadang lebih mengganggu daripada informasi yang tercantum pada medis manual bahwa orang berkonsultasi atau memeroleh informasi langsung dari dokter. Beberapa waktu lalu, Infromation Standart, badan yang didukung NHS melaporkan bahwa empat dari 10 orang mengaku menunda pergi ke dokter dan lebih dari setengahnya memilih mencari informasi di web, seperti dilansir Telegraph.