4 Aturan Makan Sahur
![]() |
Puasa, menjadi saat terbaik untuk mulai mengatur pola makan. Menu di saat sahur perlu diatur agar energi tak luntur. Yuk! Ikuti saran Ir Anis Catur Adi MSi, pengajar dan ahli gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga Surabaya.
Kurangi makanan yang digoreng. Makanan yang digoreng sudah pasti berlemak. Dan bila anda mengonsumsi makanan berlemak setelah mengosongkan pencernaan selama 13-14 jam sama artinya dengan menutup pintu nutrisi yang lain. ''Makanan berlemak membuat lambung cepat terisi dan merasa kenyang,'' kata Anis. Ini dikarenakan proses mencerna lemak lebih lambat dari serat atau karbo dan protein.
Hindari mengonsumsi teh atau kopi berlebihan saat sahur. Teh mengandung zat tanin yang membuat zat besi dan protein tak terserap di tubuh. Kondisi kekurangan zat besi dan protein ini membuat anda tak bertenaga selama berpuasa. Selain itu teh termasuk minuman diuretik yang akan membuat Anda sering buang air kecil dan menghilangkan natrium dalam tubuh.
Hindari makanan asin. Garam atau natrium bersifat mengikat air. Semakin asin, artinya semakin cepat merasa haus. Bukan ide yang baik kan?
Sesuaikan konsumsi hidangan manis. Sajian yang manis umumnya mengandung gula sederhana yang cepat diserap tubuh. Contoh roti putih. Diantara jenis roti bertepung gandum atau terigu, roti dari terigu tak mengandung banyak serat. Makanan ini justru masuk ke dalam kelompok karbo sederhana yang membuat anda mudah lapar. ''Semakin cepat gula diserap tubuh dan menjadi energi, maka tak ada lagi cadangan karbohidrat di pencernaan,'' kata Anis. Kondisi inilah yang akhirnya membuat anda merasa cepat lapar dalam dua jam. Selain itu karbo sederhana memicu naiknya kadar gula darah dengan sangat cepat.

