Peluang Industri Fashion dan Kecantikan Untuk Penyandang Disabilitas
|
Masyarakat di industri fashion global mulai mengenal model asal Kanada, Winnie Harlow dengan kondisi kulit kronis langka (Vitiligo)di tahun 2014.Winnie Harlow dikenal karena menjadi partisipan di America Next Top Model putaran ke 21. Winnie mendapatkan atensi akan keberanian menonjolkan talentanya di ajang kompetisi dunia. Sejak itu berbagai tawaran kolaborasi, pekerjaan, pemotretan dari brand fashion dan media massa berskala dunia memberikan Winnie kesempatan besar untuk bersinar. Winnie Harlow juga menjadi model dengan Vitiligo yang pertama kalinya tampil di fashion show Victoria Secret di tahun 2018, bahkan Winnie juga meraih Breakthrough Model Of The Year di ajang Daily Front Row’s Fashion Media Awards pada tahun yang sama. Vitiligo yang dialami Winnie memang tidak sama dengan kondisi penyandang disabilitas, namun dari pencapaian yang telah diraih Winnie Harlow membuktikan mampu setara dengan model – model lainnya.
|
Menjadi model di industri fashion dengan kondisi sebagai penyandang disabilitas belum menjadi hal umum di Indonesia, terlebih masih banyak masyarakat cenderung mengasihani penyandang disabilitas daripada memberikan apresiasi. Kondisi ini berbeda di industri fashion global, beberapa penyandang disabilitas didapuk menjadi model di media massa seperti Teen Vogue, Vogue, hingga sebagai representatif brand fashion, luxury fashion. Menurut Jillian Morris, seorang penulis dari Chapman University di Orange, California dalam artikelnya berjudul “5 Disabled Models Who Are Adding Diversity To The World of Fashion” mengemukakan bahwa kelima model penyandang disabilitas ini lebih dari sekedar bintang yang sedang naik daun, masing – masing dari mereka merupakan bagian dari new wave (gerakan aliran baru) keanekaragaman dalam industri fashion. Dalam artikelnya, Jillian mengenalkan Viktoria Modesta, model dan penyanyi Inggris kelahiran Latvia mendulang sukses dalam karir menyanyi maupun modelingnya walau pernah mengalami amputasi kaki saat remaja. Selain Viktoria, Jillian Mercado yang didiagnosa muscular dystrophy memiliki disabilitas secara fisik mampu memperoleh kesempatan tampil di fashion campaign brand Diesel dan Nordstorm, luxury department store di Amerika.
|
|
Di awal Juli 2020 ini, seorang model penyandang disabilitas dari Amerika, Ellie Goldstein yang berusia 18 tahun dengan down syndrome baru saja mendapatkan perhatian masyarakat karena tampil ekslusif di majalah Vogue Italia bersama luxury brand Gucci untuk kampanye Gucci Beauty. Bila teman She pernah menonton film A Quiet Place yang dibintangi John Krasinski dan Emily Blunt, karakter anak dalam film tersebut dimainkan oleh Millicent Simmonds juga aktris penyandang disabilitas terpilih menjadi Teen Vogue’s Young Hollywood Class of 2020 dan mendapatkan nominasi – nominasi penghargaan film bergengsi.
Semoga kedepannya apresiasi – apresiasi ini dapat diberikan kepada penyandang disabilitas di Indonesia agar memiliki peluang menunjukkan kelebihan dan talenta mereka di industri kreatif, bukan sebagai pelaku di belakang layar, namun mereka juga dapat terlihat di muka publik.
Tentang Janet Teowarang:
Janet Teowarang merupakan founder dan creative director brand fashion miliknya yaitu Allegra Jane, selain itu Janet juga menjadi dosen di Universitas Ciputra Surabaya. Janet meraih Australia Awards dari Pemerintah Australia di sektor Fashion dan Textile. Karyanya juga telah dipresentasikan di Indonesia Fashion Week, Mercedes Benz Asia Fashion Award dan mengikuti kompetisi Mango Fashion Award di Spanyol.
Photo:
1.Winnie Harlow by Pascal Le Segretain/ Getty Images
2.Viktoria Modesta
3.Jillian Mercado di fashion campaign Diesel




