Tetap Sehat dan Bugar Meski Sibuk Bekerja? Ini Tipsnya
|
Ibu, rutinitas pekerjaan yang padat seharian kadang bisa membuat tubuh kita gampang lelah dan mudah terserang penyakit. Namun jangan khawatir, Bu, ada cara untuk meningkatkan imunitas tubuh, caranya dengan memperhatikan asupan gizi yang baik.
"Penerapan pedoman gizi seimbang merupakan kunci pola makan yang sehat. Ini berarti makanan sumber karbohidrat, buah dan sayuran, serta lauk-pauk sumber lemak dan protein dalam jumlah yang sesuai perlu dikonsumsi," kata Dr Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, dalam seminar ‘Mengatur Pola Hidup Sehat Bagi yang Sibuk Bekerja’ yang diselenggarakan oleh PT Ajinomoto Indonesia, yang disiarkan secara daring, Senin (19/12/2022).
Apa saja tips sehat walau sibuk bekerja, ini dia :
Pilih karbohidrat kompleks
Karbohidrat kompleks merupakan jenis karbohidrat yang diketahui lebih sehat dan bergizi, sehingga memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh. Karbohidrat ini dapat ditemukan di berbagai jenis makanan, seperti kacang polong, gandum, roti, dan nasi.
Tidak mengonsumsi garam dan gula dalam jumlah berlebih
Selain memilih karbohidrat kompleks, protein, dan lemak yang menyehatkan juga selalu ingat untuk membatasi makanan tinggi gula, kalori, dan lemak trans yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. ”Mengurangi tambahan garam untuk memperkuat rasa makanan dapat dilakukan dengan menambahkan MSG, rempah dan sedikit gula,” jelas Rita.
Konsumsi makanan tinggi serat
Rita menjelaskan 70-80 persen sel imun terletak di usus. Karena itu harus mengonsumsi makanan cukup serat yang dapat membuat keseimbangan mikroba sehingga mikroba pathogen tidak bisa masuk usus menuju pembuluh darah. “Untuk mengurangi efek negatif dari konsumsi garam (natrium), dapat mengonsumsi makanan tinggi garam dengan makanan tinggi kalium terutama yang berasal dari sayuran,” jelasnya.
Perhatikan teknik pengolahan makanan
Sangat dianjurkan pengolahan makanan dengan cara dikukus, pepes, panggang dalam suhu sedang, untuk air rebusan gunakan air putih, air kaldu atau santan encer. Yang dihindari, teknik masak dengan cara menggoreng, menggunakan santan kental, membakar dalam suhu tinggi, dan pemanasan berulang.
“Ini harus dihindari karena selain kehilangan zat gizi lebih banyak juga tinggi lemak,” ingatnya.
Meningkatkan konsumsi cairan
Penting untuk diketahui kebutuhan cairan tubuh harus senantiasa terpenuhi. Apabila tubuh Anda kekurangan cairan, risiko untuk mengalami dehidrasi meningkatkan konsumsi air, bersumber dari air putih, air kelapa, air isotonic, kuah sayur, buah yang mengandung air tinggi.
(Manda)

