twitter  
Profil  

Selasa, 05 Desember 2023 | 14:42 wib
MPASI Terfortifikasi Bantu Penuhi Sumber Zat Besi Si Kecil
 

Ibu, zat besi merupakan salah satu zat gizi penting untuk perkembangan janin, bayi, dan anak, terutama pada perkembangan otak. Tahukah Ibu, bayi yang mengalami deplesi besi dan tidak ditangani dengan baik akan mengalami defisiensi besi. Jika kondisi defisiensi besi tidak juga di tangani segera, maka bayi akan mengalami anemia defisiensi besi (ADB). 

DR. Dr. Lanny Christine Gultom, SpA(K) Dokter Spesialis Anak dan Ahli Nutrisi menjelaskan pada saat di dalam kandungan, bayi mendapatkan asupan zat besi dari ibunya yang dapat memenuhi kebutuhan zat besi bayi sampai 4 – 6 bulan pertama setelah kelahirannya. 

Untuk bayi yang lahir cukup bulan dan mendapat ASI eksklusif, kata Lanny tidak memerlukan suplementasi zat besi namun ketika bayi mencapai usia 4 – 6 bulan, cadangan zat besi mulai habis sedangkan kebutuhan zat besi makin meningkat sehingga menyebabkan bayi lebih rentan untuk mengalami defisiensi besi. Kebutuhan ini harus dipenuhi dari Makanan Pendamping ASI (MPASI). 

Menurut Lanny, Ibu dapat memberikan MPASI rumahan maupun MPASI fortifikasi komersial. Kelebihan MPASI rumahan adalah rasa yang beraneka-ragam dan biaya yang murah namun MPASI rumahan memiliki risiko lebih tinggi kontaminasi mikroba selama penyiapan, penyimpanan, dan proses pemberian makan, serta kejadian tersedak jika tekstur makan yang diberikan tidak sesuai usia. 

Lanny mengatakan MPASI fortifikasi kemasan dapat menjadi alternatif untuk digunakan. Kandungan nutrisi dalam MPASI fortifikasi mengikuti peraturan BPOM RI dan harus sesuai dengan Codex Alimentarius yang diinisiasi oleh FAO/WHO (Food and Agriculture Organization of the United Nations/World Health Organization) serta diperkaya dengan zat gizi, antara lain besi, yodium, seng, vitamin D, dan lainnya. 

Lanjutnya, orang tua dapat menggunakan MPASI rumahan dan MPASI fortifikasi untuk mencegah ADB  pada bayi. MPASI fortifikasi kemasan dapat menjadi alternatif untuk digunakan secara tunggal atau kombinasi dengan MPASI rumahan agar memastikan asupan zat gizi makro dan mikro yang adekuat pada bayi.

(Manda)