twitter  
Profil  

Sabtu, 24 Agustus 2024 | 08:23 wib
Apresiasi Kuliner & Budaya Seluruh Indonesia, Festival Kuliner Tjap Legende Kembali Hadir di Surabaya!
 

Memperkenalkan dan melestarikan kekayaan kuliner Indonesia, Grand City Mall Surabaya, berkolaborasi dengan Jiiscomm menghadirkan gelaran Festival Kuliner Tjap Legende Surabaya. Event ini menjadi wadah bagi pelaku kuliner legendaris dan autentik dari seluruh nusantara untuk menghadirkan hidangan khas para legenda kuliner Indonesia, yang sudah eksis selama puluhan tahun.

 

Agustine, Senior General Manager Grand City Mall Surabaya saat kami temui disela seremonial pembukaan kegiatan Kamis (22/08) mengatakan, tujuan diadakannya acara ini yaitu memperkenalkan dan melestarikan kuliner nusantara kepada generasi muda dan menikmati kuliner tanpa jauh-jauh ke kota asal kuliner tersebut. 

“Grand City Mall ingin memberikan wadah untuk kuliner khas Indonesia dengan tujuan mengenalkan citarasa asli Indonesia kepada generasi muda, agar tidak ditinggalkan oleh mereka. Kita sebagai bangsa Indonesia harus bangga memiliki beraneka rempah rempah yang memperkaya citarasa makanan Indonesia, sehingga tidak kalah dengan makanan dari manca negara. Dengan gelaran Tjap Legende ini masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya dapat mencicipi, menikmati sekaligus bertemu langsung dengan pedagang makanan legende Indonesia, tanpa perlu jauh jauh ke kota asal
mereka” kata Agustine.

Festival Kuliner Tjap Legende Surabaya akan berlangsung selama 12 hari dari tanggal 21 Agustus sampai 1 September 2024. Diikuti lebih dari 70 tenant legendaris dengan lebih dari 200 menu makanan dari seluruh Indonesia, seperti Klepon Gianyar 1980, Asem - Asem Koh Liem 1978, Bigul Pak Malen 1980, Toko Oen Semarang 1936, Gudeg Koyor Yu Par 2001, Mangut Mayung Bu Fat, Empal Gentong Mang darma 1947, Dawet Telasih Bu dermi 1930, Depot Bu Rudy 1995, Es Puter Conglik 1982, Lekker Gajahan 1968, Gudeg Yu djum 1950, Sate Buntel H. Bejo 1971, Nasi Liwet Wongso Lemu Asli Bayan 1950, Es Kopi Takkie 1927, Es Limun Linggardjati 1948, Tahu Petis Yudhistira 2006, Apem Beras Bu Siti Pasar Ngasem, Ketan Susu Kemayoran 1958, Mie bandung Kejaksaan 1964, Sunda Unik Jajanan Jadoel 1991 serta kuliner autentik nan legendaris lainnya, serta bekerjasama dengan Jiiscomm selaku operator F&B terbesar yang sudah berpengalaman lebih dari 12 tahun mengelola event kuliner nusantara.

 

 

Sementara itu Febriyanto Rachmat, CEO Samsaka Group/Jiiscomm selaku penyelenggara mengaku bangga bisa mengunjungi kembali Surabaya untuk para pecinta kuliner di Jawa Timur. 

“Kami dari Jiiscomm merasa bangga dan concern dalam memperkenalkan kuliner nusantara pada kesempatan ini yang merupakan kota terbesar Indonesia yaitu Surabaya bagi pecinta kuliner dan warga Jawa Timur. Hadirnya kuliner nusantara di Kuliner Tjap Legende Surabaya tentunya memberikan pengalaman unik, terutama bagi pengunjung yang ingin mencicipi makanan khas nusantara dan kangen akan citarasa otentik Indonesia” kata Febriyanto.

Kegiatan ini akan mengajak pengunjung untuk berpartsipasi dalam berbagai aktivitas interaktif yang mengedukasi tentang kekayaan budaya kuliner Indonesia. Roadshow Festival Kuliner Tjap Legende Surabaya bukan hanya tentang makanan, tetapi juga tentang merayakan keragaman budaya Indonesia dan menghargai warisan kuliner yang kaya.

(Yosan)