Jangan Takut Cek Gula Darah, Ada Alat yang Mendeteksi Tanpa Jarum Suntik
|
Siapa yang rajin cek gula darah? Biasanya yang rajin, sudah hafal prosedurnya yaitu dengan mengambil sampel darah dari ujung jari, dengan kata lain tindakan medisnya disuntik jarum. Sekarang tidak perlu terlalu takut Bu karena deteksinya bisa dilakukan tanpa memasukkan jarum ke jari. Namanya, Instrument Glucose Non-Invasive (Insgluni). Alat yang bekerja tanpa proses pengambilan darah ini membawa solusi proses pemeriksaan kadar gula darah yang lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan.
Inovasi ini dikembangkan Rafly Zaka Rulloh, Ketua dari tim mahasiswa Departemen Teknik Instrumentasi, Fakultas Vokasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Inovasi ini juga telah membawa tim Insgluni ITS menyabet gelar juara I kategori Program Kreativitas Mahasiswa Karya Inovatif (PKM-KI) subkategori Presentasi pada ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) di tahun 2024. Inovasinya ini muncul dari kekhawatirannya terhadap proses pemeriksaan gula darah secara konvensional yang bersifat invasif. Proses pengambilan darah menggunakan jarum suntik ini menimbulkan rasa sakit dan membawa risiko infeksi. “Metode konvensional turut menyumbang limbah medis berupa jarum suntik dan strip uji,” jelas Rafly.
|
Insgluni ini memberikan alternatif pemeriksaan kadar gula darah yang lebih mudah dan aman bagi pengguna serta lingkungan. Selain bermanfaat bagi penderita diabetes, inovasi ini juga membantu pemeriksaan dini pada individu yang peduli akan kesehatan. Alat portabel berbentuk kubus ini memanfaatkan cahaya nir infrared sebagai pemantik detektor gula darah. Cahaya nir infrared yang ditembakkan akan menabrak jari pada tempat pengujian yang telah disediakan. Bilah cahaya yang berhasil melewati jari kemudian akan ditangkap oleh sensor optik photodioda dengan panjang gelombang 940 nanometer. Sistem yang telah dilatih akan menyaring, mengolah, dan mengonversi noise cahaya menjadi sebuah nilai dengan satuan gula darah miligram per desiliter.
Melalui tahap uji coba yang panjang, Insgluni terbukti mempunyai tingkat akurasi deteksi kadar gula darah mencapai 87 persen. Insgluni juga dibekali dengan aplikasi berbasis android yang dapat dihubungkan dengan jaringan wi-fi. Aplikasi ini akan menerima dan menampung rekaman data pengujian kadar gula darah serta memberikan informasi kesehatan pengguna. Dengan demikian, pengguna dapat memantau dan mengontrol kadar gula darah secara teratur dan rutin.
(Press Release)


