Gerakan Pangan Murah (GPM), Antisipasi Pemkot Surabaya Hadapi Lonjakan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan
|
Seperti sudah jadi tradisi jika jelang Ramadan semua barang kebutuhan sehari-hari melonjak, ditambah lagi kadang barangnya juga langka. Mengatasi persoalan ini, Pemkot Surabaya sudah ambil ancang-ancang untuk menjaga stabilitas harga pangan jelang Ramadan agar stok bahan pangan aman dan mencukupi. Bahkan, sudah direncanakan untuk menggelar Pasar Murah serentak di beberapa titik.
Antiek Sugiharti, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya menyampaikan bahwa stok pangan dalam kondisi aman. Pihaknya telah melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok. Untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga pangan menjelang Ramadan, Antiek menegaskan bahwa Pemkot Surabaya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan pasar murah di beberapa lokasi. Selain itu, pihaknya juga menjalin kolaborasi dengan distributor dan kelompok tani agar mereka dapat menjual produknya dengan harga lebih terjangkau.
Sebagai informasi tambahan, tahun -tahun sebelumnya juga telah dilaksanakan Pasar Murah yang dilaksanakan di 244 titik yang tersebar di 31 wilayah Kecamatan Surabaya. Kegiatan Pasar Murah ditempatkan di Balai RW hingga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Bersama dengan Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, produk yang dijual bervariatif, mulai beras, gula, minyak, telur, bawang merah hingga aneka frozen food.
(Manda)

