twitter  
Profil  

Kamis, 20 Maret 2025 | 11:48 wib
Dianggap Limbah Ternyata Batok Kelapa Bisa Jadi Pewarna Makanan Alami dengan Warna Eksotis
 

Limbah batok kelapa yang biasanya hanya jadi arang ternyata bisa jadi pewarna alami dan aman digunakan untuk campuran makanan. Kreasi ini datang dari Gunawan, salah satu siswa semester IV akademi kuliner The Sages. Dia mengaku, jika idenya berawal saat melihat batok kelapa yang menurutnya banyak sekali manfaatnya, mulai dari sabut sampai batoknya sehingga timbul untuk menjadikan pewara makanan alami, apalagi menurutnya di pasaran yang beredar adalah pewarna kimia yang tentu saja berbahaya untuk makanan.

Tahapan pembuatan, batok kelapa yang sudah dibakar, kemudian dicuci lalu dikeringkan. Setelah proses pengeringan kemudian dihaluskan menggunakan food prosesor. Dari satu mangkok batok kelapa setelah melalui semua proses tersebut dihasilkan 50-60 gram bubuk batok kelap, murni, tanpa tambahan bahan apapun ke dalamnya. Bubuk ini lalu siap untuk campuran es krim.

Es krim homemade ini, terdiri dari campuran susu, gula, telor, lalu diberi pewarna dari pembakaran batok. “Untuk campuran bahan es krim cukup sekitar 5 gram saja,” sarannya. Es krim dengan tambahan pewarna alami ini menghasilkan warna eksotis, keabu-abuan, dengan tambahan rasa vanila. “Selain ke es krim, bubuk batok ini bisa juga diaplikasikan ke makanan lain, untuk kulit pangsit, pasta, mie dan dawet," jelas Gunawan.

 

Sementara itu Daniel Pandu Mau, selaku dosen pembimbing menjelaskan jika kreasi ini adalah ujian salah satu mata kuliah Kreatif Menu, dimana anak didiknya mengkreasikan dan menginovasikan produk yang sudah ada maupun yang belum ada. “Gunawan memanfaatkan limbah batok yang tidak termanfaatkan, yang diusung adalah suistaibility product,” jelas Daniel. Tantangan dari kreasi ini menurutnya, bagaimana teksturnya tidak menganggu dan Gunawan bisa mengeksekusinya jauh lebih baik.Daniel berharap inovasi dari anak didiknya ini bisa diterapkan dibanyak konsep makanan, tidak hanya di baking pastry saja tapi juga berbagi hidangan.

(Manda)