Rayakan HUT ke-47 Yayasan SWAYANAKA Indonesia, SWAYANAKA regional Surabaya me-Rayakan Ceria, Warnai Dunia
|
SWAYANAKA regional Surabaya sukses merayakan ulang tahun yang ke-47 Yayasan SWAYANAKA Indonesia, dengan menggandeng Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS) dalam menghadirkan ± 100 anak Down Syndrome untuk sekaligus memperingati Hari Down Syndrome Sedunia. Hal ini juga sehubungan dengan tagline acara perayaan HUT SWAYANAKA oleh SWAYANAKA regional Surabaya “Rayakan Ceria, Warnai Dunia”. Acara yang berlangsung selama ± 3 jam di hall Multifunction star 2 BG Junction Mall (26/4) ini dipandu oleh George Hugo dan Yovita Alviana, S.Ked, selaku master of ceremony (MC) yang mampu mengemas rangkaian acara dengan menarik acara yang memiliki tagline“Rayakan Ceria Warnai Dunia”.
Acara dibuka dengan sambutan-sambutan dari berbagai pihak, mulai dari Ketua SWAYANAKA regional Surabaya, Perwakilan POTADS, pembina SWAYANAKA regional Surabaya hingga Founder Yayasan SWAYANAKA Indonesia. Kemudian dilanjut dengan pemotongan tumpeng, seminar unjuk bakat, hingga permainan-permainan yang telah dipersiapkan untuk menghibur anak-anak yang telah hadir.
|
“Pada ulang tahun Yayasan SWAYANAKA Indonesia yang ke-47 tahun ini, SWAYANAKA regional Surabaya mengadakan kegiatan untuk memperingati hari down syndrome seluruh dunia bersama POTADS. Kegiatan ini berjalan dengan penampilan anak anak down syndrome, workshop dan seminar dan games. Pada kegiatan ini anak anak sangat antusias pada setiap sesi, dan anak anak down syndrome sangat antusias dalam setiap acara. Harapan dari orang tua anak anak adalah kegiatan seperti ini harus sering sering dilakukan dan jika bisa pemerintah juga peduli terkait permasalahan down syndrome ini,” ujar Rizal Hidayatulloh selaku Ketua SWAYANAKA Surabaya.
Acara yang sukses menghadirkan anak-anak Down Syndrome ini menjadi suatu acara yang berkesan bagi semua yang terlibat didalamnya. Sebagaimana yang disampaikan oleh Aisha Azzahra selaku rekan Komunitas Narasi Jawa Timur. “Kegiatannya super seru banget, selain itu juga sangat bermanfaat. Insight yang aku dapat dari kegiatan ini adalah pentingnya dukungan positif antar parents Down Syndrome yang menghasilkan parenting positif juga, hal ini membantu adik adik penderita ds untuk bisa lebih berkembang dan menemukan jati diri mereka. Selain itu, kegiatan ini juga sangat membuka mata hatiku ternyata bersyukur itu bukan tentang seberapa banyak kita dapat, melainkan seberapa bisa kita dapat memaknai apa yang kita punya. Aku harap kegiatan ini dapat berlanjut dan menghasilkan iklim positif teman teman berkebutuhan khusus, khususnya di Jawa Timur. Mengikuti acara HUT Swayanaka kemarin adalah first experience ku berinteraksi langsung dengan adik-adik Down Syndrome. Jujur awalnya aku bingung menghadapi mereka. Namun, perasaan itu langsung hilang saat melihat senyum tulus mereka. Setiap momen yang kulewati disana terasa begitu luar biasa, penuh kehangatan, ketulusan, dan kebahagiaan yang sederhana namun sangat bermakna. Dan aku juga sangat tersanjung dengan orang tua adik-adik yang hebat. Ini adalah pengalaman yang mengubah perspektif aku tentang banyak hal, terutama tentang arti ketulusan dalam berbagi. Aku sangat bersyukur menjadi volunteer dari acara ini. Terima kasih kepada seluruh panitia dan semua pihak yang telah membuat acara ini begitu berkesan. Semoga momen luar biasa ini menjadi langkah awal bagi kita semua untuk terus berbagi kasih dan membangun ruang inklusi yang lebih luas ke depannya, ” ungkapnya.
Adanya acara ini mampu memberikan kebahagiaan bagi semua yang terlibat. Banyak rasa syukur, doa, dan harapan yang tersalurkan dari acara ini akan membantu Yayasan SWAYANAKA Indonesia untuk terus berkembang dan bertumbuh menjadi lebih yang terbaik.
Yayasan SWAYANAKA sendiri adalah organisasi non-profit yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan anak di bidang pendidikan dan kesehatan.
(Press release)


