Lemper Bakar Saus Gochujang, Paduan Seru Kuliner Korea dan Indonesia
|
Memadukan cita rasa Korea dan Indonesia, Thjing Man Lie, dosen pengajar Baking and Pastry, sekolah memasak The Sages, membuat kreasi lemper bakar saus gochujang, memadukan cita rasa, Jawa, Manado dan Korea. Lemper ayam gocujhang ini mirip lalampa alias lemper Manado ,hanya saja isianya yang biasa ikan, namun kali ini diisi dengan daging ayam. “Rasanya gurih dan ada rasa pedas dari saus gochujang,” terang Thing Man Lie, Selasa (22/7).
Pembuatannya juga seperti membuat lemper pada umumnya, beras ketan yang sudah dicuci bersih, dibiarkan semalam kemudian dikukus kurang lebih 10 menit, masih dalam keadaan setengah matang diangkat lalu diberi santan. Adonan ini lalu kembali dikukus kurang lebih 10 menit. “Sambil menunggu ketan matang, tinggal bikin isiannya, ada irisan daging ayam bagian paha, bumbu pelengkap seperti garam, gula , merica dan sentuhan terakhir adalah gocujhang. Inilah yang membuat sajian ini berbeda seperti lemper pada umumnya,” jelasnya.
|
Gochujang sendiri adalah pasta cabai fermentasi khas Korea yang berwarna merah tua, memiliki rasa pedas, manis, dan gurih. Bumbu ini terbuat dari campuran bubuk cabe merah, beras ketan, bubuk kedelai fermentasi. “Ini ciri khasnya, jadi pemberian pasta cabe khas Korea ini harus banyak,” jelasnya. Sekitar 6 sendok makan pasta cabe diberikan untuk adonan beras ketan setengah kilogram.
Semuanya dimasak di atas api kecil. setelah bumbu meresap ke suwiran daging ayam dan sudah kering terserap sempurna lalu siap untuk digunakan. Sementara adonan beras ketan yang sudah matang ini lalu dicampur rumput laut dan minyak wijen. Kemudian siap dibungkus menggunakan daun pisang. “Ketan yang masih hangat ini lalu diberi isian suwiran ayam, gulung dengan daun pisang lalu siap dibakar di atas pan,” terangnya.
Waktu yang dibutuhkan untuk memanggang tidak lama, bahkan kurang dari 5 menit. ”Ini untuk memunculkan tekstur lemper bakar dan aroma harum dari daun pisangnya,” jelasnya. Sajian ini diakui Thing, sangat disukai banyak kalangan dari anak-anak sampai orang Korea karena mirip hidangan Korea samyetang, bedanya isiannya selain beras ketan ketan juga diisi kurma dan ginseng.
(Manda)


