Surabaya Art Prize 2026 : Platform Dialog Seniman Muda dengan Seni Rupa Kontemporer
|
Semua serba ada, semua serba istimewa seperti halnya kota Surabaya. Makin ke sini Bu, disadari atau tidak disadari, Surabaya makin menjadi magnet untuk bermacam geliat termasuk seni juga. Dengan telah memiliki akar yang kuat, Surabaya cukup menyempurnakan segala potensi sehingga menjadi jujukan penikmatnya.
Dan untuk itu, Orasis Art Space mempersembahkan Surabaya Art Prize 2026, sebuah ajang penghargaan seni rupa yang bertujuan menjaring karya-karya inovatif, membuka ruang apresiasi bagi perupa muda, serta memberikan penghargaan kepada seniman berpengaruh.
|
Program ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui skema Dana Indonesiana. Inisiatif ini dihadirkan untuk memperkuat perkembangan seni rupa sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem kreatif di Indonesia, dengan menempatkan Surabaya sebagai salah satu pusat penting dalam praktik seni kontemporer.
Sebagai kompetisi seni kontemporer, Surabaya Art Prize mendorong seniman untuk berpikir kritis terhadap gagasan, medium, serta relasi antara karya dan ruang publik. Di tengah pesatnya perkembangan citra visual, program ini juga menekankan pentingnya kehadiran material, ketepatan pengambilan keputusan artistik, serta pengalaman estetis yang nyata.
Surabaya Art Prize hadir sebagai platform yang membuka ruang dialog antara seniman muda dan lanskap seni rupa kontemporer yang terus berkembang hingga hari ini. Melalui proses kuratorial yang ketat, program ini melibatkan dewan juri yang terdiri dari para profesional lintas peran dan latar belakang.
Adapun Board of Jury Surabaya Art Prize 2026 meliputi:
1. Asmudjo J.Irianto (Seniman, Kurator & Direktur Artistik ARTSUB)
2. Deby Prima Dewi (Direktur Pelaksana Orasis Art Space)
3. Jongsuwat Angsuvarnsiri (Pendiri SAC Gallery, Bangkok)
|
Kompetisi ini membuka seleksi pada Februari lalu dan ditutup pada tanggal 7 April 2026 dengan diikuti oleh 364 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dari jumlah tersebut, diseleksi sebanyak 30 semifinalis, dan diseleksi kembali menjadi 14 finalis, sebelum akhirnya terpilih menjadi 3 Official Selection atau pemenang utama yang diumumkan pada malam penganugerahan dan pembukaan pameran Surabaya Art Prize 2026 pada 7 Mei 2026.
|
Total hadiah untuk kategori Official Selection dalam kompetisi Surabaya Art Prize 2026 bernilai 90.000.000 rupiah. Masing-masing 3 Official Selection mendapatkan uang tunai sebesar 30.000.000 dan berkesempatan berpameran grup di Orasis Art Space diluar program Surabaya Art Prize dan salah satunya akan berkesempatan mengikuti residensi di SAC Gallery, Bangkok.
Selain penghargaan Official Selection, Surabaya Art Prize 2026 juga menganugerahkan penghargaan Lifetime Achievement. Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi atas dedikasi, integritas, serta kontribusi jangka panjang para seniman yang telah mengabdikan hidupnya untuk mengembangkan ekosistem seni rupa di Surabaya dan sekitarnya. Di tengah dinamika ekosistem seni yang terus berubah, konsistensi dan ketekunan para seniman tersebut telah berkontribusi membentuk
ekosistem seni kita hari ini.
Pada tahun ini, penghargaan Lifetime Achievement akan diberikan kepada empat orang penerima dengan kategori seniman, penulis dan patron seni. Masing-masing penerima akan memperoleh apresiasi berupa uang tunai sebesar Rp10.000.000, dengan total keseluruhan penghargaan mencapai Rp40.000.000. Para seniman penerima Lifetime Achievement Award adalah hasil dari penelusuran dan pertimbangan dari Board of Nominators, yaitu tim ahli yang memiliki pemahaman mendalam terhadap perkembangan seni rupa di Surabaya dan sekitarnya. Di antaranya:
1. Dadang Rukmana (Pendiri Mini Art Malang).
2. Elizabeth (Pendiri dan Pemilik Orasis Art Space).
3. Heti Yunani Palestina (Junalis, Penulis, dan Editor).
4. Rina Wahyuni (Pamong Budaya Ahli Muda/Ketua Tim Kerja Pengembangan Seni dan Budaya Disbudporapar Surabaya).
5. Wicaksono Adi (Penulis & Kurator).
|
Pameran Surabaya Art Prize 2026 akan menghadirkan 30 karya semifinalis terpilih yang dipamerkan di Orasis Art Space (8-31 Mei 2026) dari ratusan karya, sebagai representasi keragaman praktik dan pendekatan seni kontemporer saat ini. Komitmen Orasis Art Space dalam mendukung inovasi seni dan desain di Indonesia diwujudkan melalui penyelenggaraan program ini, yang diharapkan dapat berkontribusi pada terbentuknya ekosistem seni yang lebih terbuka, dinamis, dan kontekstual.
(Press release)





