twitter  
Profil  

Smartphoneku Peluang Bisnis Onlineku
 

Kecanggihan teknologi sudah tidak diragukan lagi telah membantu berbagai bisnis online untuk menjangkau pasar yang lebih luas tanpa terbatas waktu dan lokasi. Menggiurkan? Ya! Pada 2020 sesuai data dari KATADATA.co.id, terdapat kenaikan nominal transaksi e-commerce 29,6% dari Rp 205,5 triliun pada 2019 menjadi Rp 266,3 triliun.

Teman She tertarik mencobanya? Di bawah ini merupakan beberapa peluang bisnis online yang (nyaris) hanya bermodalkan smartphoneGoodluck! 

1). Bisnis Barang Preloved

Dengan memanfaatkan peluang bisnis menjual barang-barang bekas milik kita yang sudah tidak terpakai seperti baju, sepatu, tas, perabot rumah, mainan anak, dan barang-barang lainnya, kita tidak hanya mendapatkan tambahan penghasilan saja, tetapi juga sekaligus merapikan rumah. Bisnis ini pun terhitung nyaris tanpa modal karena kita hanya perlu menggunakan smartphone untuk memajang katalog foto produk di akun sosial media milik pribadi atau melalui e-commerce. Selain itu, peluang berbisnis online barang preloved ini pun tidak terbatas pada barang-barang pribadi saja, melainkan kita juga bisa membeli barang preloved lainnya dan menjualnya kembali dengan menaikan harga sehingga mendapatkan keuntungan.

2). Bisnis Jasa Pengelolaan Konten

Banyak UMKM yang muncul di tengah pandemi yang pastinya membutuhkan jasa pembuatan dan pengelolaan konten kreatif. Kita bisa menyasar para pemilik bisnis yang ingin mempromosikan produk mereka di berbagai platfom komunikasi namun dengan bujet terbatas. Tidak hanya membuat konten kreatif seperti foto dan tulisan yang menggugah calon pembeli, kita juga bisa menawarkan untuk menjadi admin online yang bertugas menjawab pertanyaan dan mengatasi keluhan dengan tanggap dari pembeli. 

3).  Bisnis Dropship

Menjadi dropshipper memungkinkan kita memulai bisnis tanpa modal sama sekali dengan potensi penghasilan yang tidak bisa dianggap remeh. Dengan model bisnis yang mirip dengan reseller, menjadi dropshipper memudahkan kita untuk berjualan tanpa perlu membeli barang, menyetoknya, mengurus packing dan melakukan pengiriman barang. Hal ini dikarenakan kita hanya perlu menawarkan barang milik penjual lainnya kepada jaringan yang kita miliki, bisa melalui akun sosial media atau grup di aplikasi pengirim pesan. Hasil keuntungannya berasal dari selisih harga yang kita terima dari pembeli untuk membeli produk dari penjual.
INSPIRASILAINNYA