Lingkar Pinggang Lebih dari 80 Cm = Kegemukan
![]() |
Badan Kesehatan dunia (WHO) memprediksi, pada 2015 : populasi usia > 30 tahun di Indonesia yang kelebihan berat badan mencapai 13 % untuk pria dan 38 % untuk wanita. Sedangkan di Amerika, 1 dari 3 wanita disana memiliki kelebihan berat badan. Kegemukan meningkatkan risiko obesitas sentral (perut buncit). Kegemukan pada perut atau perut buncit dilihat dari lingkar perut individu melebih 90 cm (pria) atau > 80 cm (wanita). Untuk mereka yang BMI nya 25 atau lebih dan atau lingkar perutnya > 90 cm (pria) atau > 80 cm (wanita) maka berisiko jantung koroner, pengapuran sendi, diabetes, kolesterol, dan stroke.
Selain itu, sekitar 40 persen pasien kegemukan memiliki Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau kondisi napas berhenti sejenak tanpa disadari saat tidur malam. Gejalanya tidur mendengkur yang beberapa kali diikuti dengan suara seperti tercekik dan henti napas sejenak. OSA berkaitan dengan hipertensi yang sulit terkontrol. OSA pun meningkatkan risiko untuk mengalami stroke dan serangan jantung.
Anjuran penurunan berat badan bagi mereka yang gemuk adalah yang rasional yaitu maks. 0.5 kg tiap minggu atau penurunan sekitar 10 % dalam 6 bulan. Menu makanan harian yang seimbang adalah 40-60 % dari karbohidrat kompleks, 20-30 % lemak (terutama lemak tak jenuh) dan < 15 % protein (terutama protein nabati dari sayuran), serta ditambah asupan vitamin dan mineral yang cukup. Tidak lupa anjuran untuk berolahraga teratur tiap 30 menit selama 3 kali semiggu sangat dianjurkan.
Untuk perhatian, obesitas dekat sekali dengan metabolic syndrome dimana terdeteksi gula darah yang tinggi, tekanan darah tinggi, kolesterol total tinggi, atau HDL kolesterol yang rendah.

