twitter  
Profil  

Selasa, 18 Maret 2025 | 12:21 wib
AI Untuk Perempuan, Mempermudah Ambil Keputusan dari Urusan Kerja sampai Pemilihan Warna Lipstick
 

Hai Ibu, tentu pernah mendengar istilah artificial intelligence (AI)? Artificial intelligence atau kecerdasan buatan memiliki berbagai manfaat yang dapat membantu berbagai tugas maupun kegiatan keseharian dan ini jadi pembahasan webinar dengan topik, "AI untuk Perempuan : Membuka Peluang Lebih Besar Dan Bekerja Lebih Efisien." Acara ini digelar secara zoom, menandai diluncurkannya Indonesia AI Institute (IAII).

Dr. Ayu Purwarianti, peneliti pada Pusat AI Institut Teknologi Bandung, mengungkapkan pihaknya tengah melakukan penelitian tentang sentiment analysis di sektor ekonomi dan keuangan untuk meningkatkan pengambilan keputusan berbasis data. Penelitian ini dapat mengidentifisi sentimen yang terkandung dalam berita secara akurat dan dapat dimanfaatkan untuk memprediksi pergerakan pasar finansial ataupun ekonomi. 

Ulziisuren Jamsran, Perwakilan UN Women untuk Indonesia dan Liaison ASEAN menjelaskan teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, menawarkan peluang yang belum pernah ada sebelumnya bagi pemberdayaan perempuan. Namun, di  samping kemajuan ini, digitalisasi yang cepat telah menyoroti tantangan yang terus ada, khususnya kesenjangan gender dalam akses dan penggunaan teknologi. "Meskipun semakin banyak perempuan di seluruh dunia yang terhubung ke internet setiap tahun, hanya 20% perempuan di negara-negara berpenghasilan rendah yang online," ucapnya.

 

Meski banyak tantangan dia juga mengemukakan AI memiliki potensi yang sangat besar untuk mempercepat kesetaraan gender. “Saat ini Indonesia menempati peringkat ke-46 dari 62 negara dalam Global AI Index 2023, yang menekankan pentingnya investasi berkelanjutan dalam infrastruktur digital dan adopsi AI yang merata. Sangat penting untuk mengatasi kesenjangan ini dan memastikan bahwa manfaat AI dapat dinikmati secara adil di seluruh sektor masyarakat” ujar Ulziisuren. 

Josefhine Chitra, Head of Corporate Communication GoTo mengatakann jika AI dapat membantu menghemat waktu untuk melakukan perkerjaan. "Kita bisa menjadi lebih fokus pada masalah bisnis yang dihadapi. Memang tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan penggunaan AI, tetapi saat bisnis berkembang dengan cepat, AI bisa membantu dalam efisiensi operasi bisnis," tegasnya.

Di dunia kecantikan AI juga digunakan di ParagonCorp, sejak 2020. Terkini, Tessi Fathia Adam, Group Head Digital Transformation ParagonCorp,  melibatkan technology partner dan skin expert untuk membuat platform yang bisa memberikan rekomendasi produk yang cocok sesuai dengan warna dan kondisi kulit  konsumen. Misalnya warna lipstick yang sesuai untuk bibir. "Kami menyadari benar kebutuhan tersebut, sehingga pada akhirnya konsumen bisa membeli produk yang sesuai dengan kebutuhan," jelasnya.

(Manda)